Bermain Ternyata Bisa Menjadi Terapi untuk Anak

by - January 10, 2019

Sumber: pexels.com

Bermain Ternyata Bisa Menjadi Terapi untuk Anak – Tulisan saya kali ini membahas hal yang cukup biasa kita lihat namun ternyata memiliki beberapa manfaat. Yups, tentang bermain. Satu kata ini identik dengan anak-anak. Anak-anak memang  sangat suka dengan permainan. Selain dapat memuaskan rasa ingin tahu, anak juga bisa belajar berbagai hal lewat permainan. 
Tak hanya menyenangkan, bermain juga menawarkan berbagai manfaat lainnya untuk tumbuh kembang anak. Itulah mengapa bermain juga dapat dijadikan sebagai kegiatana dalam rangka perawatan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Metode ini biasa dikenal dengan terapi bermain (play therapy). Beberapa anak dengan kondisi tertentu disarankan untuk melakukan terapi ini.

Manfaat Terapi Bermain untuk Anak
Anak berkebutuhan khusus umumnya mengalami kesulitan untuk melakukan beberapa aktivitas yang bisa dilakukan anak lain dengan mudah. Namun, kondisi seperti ini tidak menjadi penghalang bagi anak untuk bisa beraktivitas, bermain dan berinteraksi dengan teman-teman seusianya. Untuk mengatasinya, biasanya dokter anak ataupun psikolog akan merekomendasikan terapi bermain atau play therapy. Terapi bermain dilakukan dengan berbagai permainan anak, mulai dari bermain boneka, menyusun balok, menggambar, mewarnai dan permainan lainnya.
Beberapa jenis permainan terutama permainan edukasi dapat merangsang motorik dan kecerdasan anak. Pada beberapa anak, daya kreativitasnya lebih muncul saat sedang bermain misalkan bermain lego. Tak hanya kreativitas, saat bermain lego, kesabaran pun di uji. Berikut ini beberapa manfaat play therapy untuk anak:
- Menumbuhkan rasa empati, rasa hormat dan menghargai orang lain
- Meningkatkan pengendalian diri dan keterampilan sosial
- Belajar untuk mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat
- Mengasah kemampuan dalam memecahkan masalah agar lebih baik
- Melatih anak untuk bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.

Sumber; pexels.com


Anak yang Direkomendasikan Mengikuti Terapi Bermain
Play therapy sering digunakan sebagai perawatan untuk anak-anak yang merasa tertekan, penuh stres, atau memiliki kondisi medis tertentu. Anak-anak yang membutuhkan terapi ini, diantaranya:
- Anak-anak yang ditelantarkan oleh orangtua
- Anak yang orangtuanya berpisah.
- Memiliki penyakit kronis, gangguan kecemasan, penyakit ADHD ataupun depresi
- Anak yang ketidaksempurnaan saat lahir, seperti tuli, buta, atau bisu.
- Mengalami gangguan saat belajar seperti disleksia
- Prestasi akademisnya agak memburuk karena satu dan lain hal
- Anak yang pernah trauma akibat kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, korban bencana alam dan yang lainnya
- Mengalami kesedihan atau cenderung depresi setelah ditinggal orang yang disayanginya.
- Anak yang memiliki fobia terhadap sesuatu  dan menarik diri dari dunia luar.
- Anak yang cenderung bersikap agresif, sulit diatur dan sulit mengendalikan emosi.
Sumber: pexels.com

Setelah mengetahui bahwa beberapa jenis permainan bagus untuk perkembangan anak, maka tugas kita sebagai orang tua adalah memberikan mainan yang tepat serta mengawasinya saat bermain. Kenali pula beberapa jenis mainan yang cocok dengan usia anak. Jika memberikan permainan yang lebih kompleks dan kurang sesuai dengan usianya, terkadang anak mengalami kesulitan dan menjadi kesal. Maka dari itu yuk mulai belajar memahami bahwa anak memiliki kebutuhan bermain.  Sebaiknya diarahkan atau didampingi di tahap awal, selanjutnya biarkan ia berkreasi dengan imajinasinya sendiri. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat ya!

Salam,



You May Also Like

21 comments

  1. Semoga sebagai orangtua, kita bisa menjadi teman pertama anak untuk bermain ya.

    ReplyDelete
  2. Masyaallah ya, apa yang sudah menjadi fitrahnya tidak akan pernah salah. Seperti anak2 yang fitrahnya masa bermain, maka pasti ada kebaikan didalamnya.

    Btw, saya baru tau kalo anak2 yg bermasalah dg keluarga bisa diterapi dengan bermain.
    Nice share bunda ^^

    ReplyDelete
  3. Yess, memang dengan bermain, banyak manfaat yang bisa dirasakan anak. Jadi, bukan sekadar have fun saja sebagaimana yang banyak disangka oleh para orang tua.

    ReplyDelete
  4. Berarti tugas kita sebagai orang tua menyediakan tempat bermain, teman bermain dan alat untuk dimainkan yah (contoh mainan)

    ReplyDelete
  5. Setujuuu... mendampingi anak saat bermain dan membuat lingkungan yang aman untuk bermain, akan sangat membantu tumbuh kembang anak di rumah...
    Jadi semangatttt, ikutan main (lho?) hwkwkwkwkk...

    ReplyDelete
  6. Wah betul sekali mbak, kebutuhan anak terutama anak usia dini itu bermain, duh jadi reminder nih, saya jarang banget dampingi anak saat main, biasanya saya tinggal masak dll

    ReplyDelete
  7. bisa bermain bersama anak-anak itu menyenangkan sekali, kadang gemesss siih, lihat mereka yang mau berkreasi sendiri padahal emaknya juga pengen main bersama, mengarahkan yang sesuai (tapi belum tentu disenangi anak hihihih),
    bermain itu memang punya manfaat sendiri yah Mbak :)

    ReplyDelete
  8. Memang mbak, hak anak nomor 1 pun juga bermain. Bermain bisa menjadi wadah anak untuk bisa ada di dunia mereka; bersenang senang. Bahkan nanti anak sendiri pun harus banget setiap hari diajak bermain untuk menstimulasi semua pannca inderanya.

    ReplyDelete
  9. Benar seklai Mbak, anakku punya banyak mainan dan ternyata itu ngaruh banget dengan kreativitasnya, dia lbh kreatif dibandingkan teman sebayanya...

    ReplyDelete
  10. Tulisannya mencerahkan sekali Mbak. Yup bermain memang dunianya anak-anak jadi sebisa mungkin sebagai orang tua tidak mengekang anak ketika mereka ingin bermain.

    Jadu reminder banget buat ibu baru seperti saya😊

    ReplyDelete
  11. Anak memang tidak bisa dipisahkan dengan dunia bermain maka sudah selayaknya kita memberi fasilitas bermain untuknya tentunya juga sesuai usianya

    ReplyDelete
  12. makasih mbak sharingnya. Iya niy PR aku buat anak-anak di hari libur, keluar rumah, main di luar rumah pokoknya..ntah jalan, lari atau sekedar duduk-duduk di taman

    ReplyDelete
  13. Memang benar, Mbak. Dunia anak-anak memang dunia bermain. Bermain itu petualangan mengasyikkan bagi mereka

    ReplyDelete
  14. Bermain adalah hal yang disukai anak-anak tanpa kenal lelah atau waktu. Penting bagi tumbuh kembang anak. Benar, awal-awal harus didampingi ya mb

    ReplyDelete
  15. Bermain cara paling mudah dalam mendidik anak ya, Bun. Hehehe

    ReplyDelete
  16. anak-anak itu memang masih pada suka bermain ya, jadi belajarnya juga sambil bermain. mereka belajar dari permainan-permainan yang dimainkannya.

    ReplyDelete
  17. Bener banget ini, Mbak. Anak2 di pengungsian biasanya diajak play therapy spt ini. Manfaatnya memang banyak sekali, ya. Pun anak2 dlm kondisi normal (pre-school) juga baik jika belajarnya via bermain.

    ReplyDelete
  18. Saya mudah tersentuh kalau sudah menyentuh ranah anak-anak. Semoga anak-anak yang ada di dunia ini bisa mencicipi kebahagian

    ReplyDelete
  19. Lubna udah hampir 10 tahun pun masih hobi main mbak Hin.

    ReplyDelete
  20. Saya sependapat banget dgn tulisan ini. Berikan anak waktu bermain dengan pengawasan yang tepat..👍👍

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya,,, silahkan post komentar Anda